plugin-temporary-login-without-password

Mengijinkan Akses Admin WordPress Tanpa Perlu Tahu Username dan Password

Prasyarat : WordPress CMS, memiliki alamat email yang akan diberi akses admin.

Saya mendapatkan kasus untuk dapat memasang lisensi suatu plugin kepada salah satu klien, agar nomor lisensi itu tidak terdeteksi oleh klien tersebut maka saya harus memiliki akses ke website mereka sebagai admin dan memasangkannya sendiri / langsung.

Lisensi tersebut adalah lisensi developer yang dapat dipasang di banyak website dan bila disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab dapat berujung diperjualbelikan atau dipasang di website yang menyalahi aturan dari developer plugin tersebut, pada akhirnya berujung pada diblokirnya lisensi tersebut.

Agar lebih aman dalam memberikan akses admin pada seseorang untuk keperluan memasang lisensi, maka tips ini semoga bermanfaat.

Pertama : Buatlah akun baru dengan level admin namun memakai email milik Anda sendiri. Langkah membuat akun baru bisa dilihat di gambar berikut :

Kedua : Instal plugin Temporary Login Without Password dari halaman Instal plugin melalui sarana Search / pencarian plugin. Lihat gambar berikut :

Ketiga : Aktifkan plugin tersebut lalu cari di menu kiri dashboard admin Anda -> Pengguna / Users -> Temporary Logins. Lihat gambar :

Keempat : Setelah itu isilah form yang disediakan. Untuk email, Anda dapat menuliskannya bebas atau dapat pula sesuai dengan alamat email yang akan Anda berikan hak aksesnya. Yang jeelas, pastikan alamat email tersebut belum terdaftar sebagai user di website Anda. Tentukan juga jangka waktu expired link tersebut. Setelah lisensi terpasang, Anda dapat menghapus temporary user tersebut. Lihat gambar :

Setiap orang yang memiliki link di atas dapat login sebagai admin, jadi pastikan kerahasiaannya hanya kepada yg ingin diberi akses. Terima kasih, semoga bermanfaat.

panduan-upgrade-plugin-01

Bagaimana cara update manual WordPress Plugin dan Theme?

Prasyarat : WordPress CMS, punya akses Cpanel / menggunakan hosting ber-Cpanel, punya source plugin / theme yang terbaru.

Bila plugin yang website Anda miliki / gunakan berstatus free atau yang pro / premium namun punya lisensi, mungkin Anda tidak membutuhkan langkah ini. Namun ada beberapa faktor kenapa Anda menjumpai website Anda dibangun dengan plugin versi pro namun tidak disertai lisensinya :

  • Pertama pihak plugin / theme developer belum mengembangkan fungsi update otomatisnya;
  • Biaya lisensi plugin mahal namun tidak tercover oleh dana yang Anda alokasikan untuk pembuatan website Anda tersebut;
  • Karena plugin / theme berlisensi GPL di mana pengguna tidak mengharuskan untuk memiliki lisensi dalam penggunaannya. Yang dibayar oleh pengguna adalah layanan update otomatisnya.

Lalu, perlukah Anda khawatir bila plugin / theme Anda tidak berlisensi? Fakta mengatakan bahwa berlisensi atau tidak bukan penyebab utama website Anda crash / dihack. Penyebab utama adalah konsistensi Anda sebagai owner dalam mengikuti peringatan update yang muncul di website Anda, apakah disegerakan updatenya atau dibiarkan peringatan itu menumpuk dan tidak melakukan apa-apa.

Langsung saja kita bahas cara updatenya. Namun alangkah baiknya Anda melakukan backup dulu website Anda tersebut. Langkah backup website dapat Anda temukan di tutorial / panduan yang lain :

  • Pertama : Akses Cpanel hosting Anda menggunakan username dan password yang Anda miliki.
  • Kedua : Akses / buka dashboard admin wordpress Admin website Anda. Cek theme atau plugin mana saja yang perlu diupdate. Terkadang perlu pula mengupdate plugin / theme yang tidak digunakan untuk menghindari hal-hal yang diinginkan;
  • Ketiga : Download manual plugin-plugin / theme versi yang terbaru dari source yang Anda miliki dan percaya. Kalau Anda klien MANAKreatif ya dari dashboard download akun Anda di Manakreatif.co.id. Satukan dalam satu folder;
  • Keempat : Masuk ke Cpanel, akses folder public_html -> wp-content -> folder plugins / themes;
  • Kelima : Klik tombol / menu atas dengan tulisan Upload. Nanti Anda akan diantarkan ke browser tab baru;
  • Keenam : Seret plugin-plugin versi terbaru ke dalam area upload yang disediakan. Tunggu proses upload selesai (progress bar akan berwarna hijau);
  • Ketujuh : Kembali ke tab browser sebelumnya (folder plugins / themes). Lakukan refresh, maka file zip plugin2 yang tadi diupload sudah muncul di folder tersebut.
  • Kedelapan : Klik satu persatu file zip plugin-plugin tadi dan klik icon extract.
  • Kesembilan : Cek di WordPress Dashboard Admin Plugins Anda apakah versi plugin yang dimaksud sudah berubah.