backup-now

Backup! Backup! Backup!

Momok menakutkan bagi seorang web developer atau web admin adalah ketika mendapatkan website yang dijalankannya tahu-tahu ngadat, hilang konfigurasi, terhapus, dan tidak berfungsi lagi. Kesalahan fatal yang tentunya tidak ada maksud untuk itu namun sudah terjadi.

Yang dipikirkannya kemudian bagaimana kalau sampai Bossnya tahu (kalau dia adalah karyawan), bagaimana mengatasinya, mengembalikan ke kondisi semula, dst. Pikiran panik tersebut justru membuat dia semakin terjerembab dan melakukan kesalahan kedua, ketiga, dst tanpa dia sadari.

Pengalaman ini tidak sedikit yang mengalami, terutama bila website yang dimilikinya dibangun menggunakan CMS seperti WordPress, Joomla!, Drupal, dsb. Dan sebenarnya, kesalahan tersebut dapat kita hindari bila kita jeli membaca setiap peringatan yang muncul ketika kita ingin mengeksekusi sesuatu.

Untuk kasus CMS WordPress, kejadian tersebut diatas biasanya dikarenakan beberapa faktor :

  1. Menghapus user tanpa memigrasikan konfigurasi dan seting dari user tersebut, apalagi kalau level user tersebut adalah administrator;
  2. Update versi WordPress, Plugin, atau Theme namun tidak sempurna baik karena jaringan yang lemot, terputus-putus, dsb;
  3. Update yang tidak bersamaan. Jadi katakanlah Anda mengupdate versi wordpress, namun dari plugin-plugin peringatan versi baru belum muncul, dalam artian belum ada update untuk kebutuhan penyesuaian dengan versi WordPress terbaru itu, sehingga bila ternyata tidak kompatible, plugin tidak bekerja sebagaimana mestinya atau bahkan tidak bekerja sama sekali;
  4. Update pada kondisi server sibuk atau space full. Hal ini dapat menyebabkan crash, bahkan mungkin membuat file Anda hilang.

Untuk menghindari hal di atas sebenarnya cukup mudah. Berikut beberapa tips untuk menanganinya :

  1. Akan selalu ada peringatan dari pihak CMS ketika kita hendak melakukan eksekusi dan update. Peringatan ini muncul bila eksekusi atau update yang mereka lakukan cukup banyak dan berkaitan dengan fungsi pada konfigurasi umum dengan plugin dan themes. Peringatan ini akan menyuruh Anda melakukan BACKUP terlebih dahulu. Bila muncul peringatan ini sebaiknya tunda dulu sembari menunggu pemberitahuan update muncul pula pada plugin2 yang teinstal atau lakukan backup file dan database sebelum melakukan update;
  2. Hindari update plugin-plugin sekaligus. Lakukan satu per satu, dan jangan disambil lalu dengan mengakses website-website lain apalagi ditengah-tengah proses download. Terkurasnya koneksi oleh sebab tersebut dapat membuat instalasi tiba-tiba terhenti atau bahkan file corrupt;
  3. Longgarkan space server Anda. Buang plugin-plugin yang tidak perlu, hapus file backup yang sudah lama, atau tambah spacenya.

Terkait prosedur backup sebelum update, berikut beberapa kiat yang disesuaikan dengan tata cara dan darimana Anda melakukan backup :

  1. Backup dari server : Anda perlu mengakses hosting panel website Anda. Tergantung di mana website Anda ditempatkan, Anda dapat menggunakan Cpanel, Plesk, SPanel, dsb. Setelah masuk Anda akan memperoleh list atau icon-icon fitur dari server tersebut. Di sana harusnya ada list/menu/ikon BACKUP. Banyak tutorial bisa Anda temukan dengan kunci : backup wordpress cpanel, backup wordpress plesk, dst.
  2. Menggunakan plugin Backup (WordPress Backup Plugins) di mana nanti backup dilakukan dari dalam instalasi wordpress. Diperlukan plugin backup di website Anda. Beberapa plugin yang direkomendasikan antara lain : BackupBuddy, UpdraftPlus, Duplicator, dst. Banyak tutorial cara membackup dengan plugin bisa Anda temukan dengan kunci backup wordpress BackupBuddy, backup wordpress UpdraftPlus, backup wordpress Duplicator.
  3. Backup melalui jasa layanan WordPress Manager. WordPress Manager saat ini mulai menjamur sebagai layanan pihak ketiga yang menjembatani aplikasi wordpress dan hosting/server. Memiliki posisi di tengah, layanan ini memiliki dashboard panel sendiri di mana kita bisa melakukan baik konfigurasi server maupun konfigurasi wordpress sekaligus, Termasuk di dalamnya melakukan backup, scanning, SEO, dsb. Biasanya layanan tambahan diberikan dengan biaya ekstra seperti backup terskedule, SEO Optimaze, Speed Up website, dsb. Contoh dari layanan ini adalah ManageWP dan Infinite Wp

Demikian sekelumit informasi saya bagikan terkait topik backup dan update yang sebenarnya merupakan dua hal yang harus dilakukan berurutan namun sering terlupakan dan menjadikan nasi sudah menjadi bubur dan kita tidak dapat melakukan undo terhadapnya selain memperbaiki sendiri bila memang mampu, atau menghubungi web developer untuk memperbaikinya. Ekstra biaya untuk itu mungkin berlaku.

Salam Digital Santun;

Arisnwh

shop

Kapan dan Pertimbangan Apa terjun di dunia maya

Berurusan dengan dunia maya di mana segala sesuatu tidak sesederhana kelihatannya, kita perlu mawas diri dan membuat persiapan bila ingin terjun di dalamnya. Sedikit tips dan masukan mungkin Anda perlukan. Terjun di sini dalam artian Anda ingin bergelut dan berkecimpung di dalamnya seperti misalnya memiliki toko online, pemasaran di marketplace, dst. Mawas diri dan persiapan apa saja yang dimaksud? Katakanlah Anda seorang usahawan. Punya usaha kerajinan dari kulit, dan salah satu produk yang dihasilkan adalah sepatu kulit atau jaket kulit. Karena keaslian produk Anda, orisinalitas dan ketekunan menjadi tolak ukur Anda memasang harga di pasaran. Sejauh ini secara konvensional bisnis tersebut sudah berjalan baik, namun seiring perjalanan waktu datanglah pesaing. Mungkin akan lebih baik bila pesaing tersebut memasarkan produk dengan kualitas yang sama dan range harga yang relatif sama. Namun yang menjadi masalah adalah produk tersebut mungkin KW1, KW2, berbahan sintetis, diproduksi secara masal, dan dijual secara online dengan klaim yang sama dengan produk Anda. Apa yang akan Anda lakukan?
  1. Pelajari peta persaingan usaha konvensional Anda, loyalitas pelanggan, perbandingan produk milik pesaing;
  2. Telaah pengaruh pesaing terhadap profit, pangsa pasar, dan nama baik produk/usaha Anda;
  3. Telaah teknologi pemasaran yang dipakai pesaing, pengaruhnya terhadap penjualan produk mereka, adakah pelanggan Anda yang berpindah ke sana?
Dari tiga hal tersebut di atas, 2 poin masih memihak Anda mungkin Anda tidak perlu mengubah metode atau menambah metode bisnis online ke dalam usaha Anda tersebut. Namun bila peta persaingan Anda menyusut, pangsa pasar menyempit, dan penjualan Anda merosot, maka Ada yang harus Anda lakukan untuk menanggulanginya. Ketika Anda harus membuat keputusan dan salah satunya adalah terjun di dunia maya, maka hal berikut perlu Anda pertimbangkan :
  1. Toko online sendiri atau marketplace?
  2. Modal fokus untuk pembuatan atau pemasaran?
  3. Kejelian : Menggunakan jasa? Murah atau mahal tidak selalu berarti aman. Ori dan Berlisensi Lebih Baik;
  4. Toko Online? Jangan Anti CMS – Lihat skala usaha Anda – Muluk dapat berujung kehancuran;
  5. Lihat opsi Purna jual dan service berkesinambungan;
Opsi-opsi tersebut di atas akan kita bahas satu persatu dalam posting2 berikutnya. Stay tune.